Pendidikan Bahasa Arab

 

Sejarah

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) adalah salah satu program studi yang ada di IAIN Samarinda. Sejak diterbitkan SK pendirian oleh Ketua IAIN tanggal 25 Maret 2006, Nomor: Sti.28.1/PP.00.9/0002A/2006. tentang persetujuan pendirian program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Jurusan Tarbiyah IAIN Samarinda, prodi ini mulai mewarnai kegiatan akademis di lingkup Jurusan Tarbiyah. Seiring dengan terbitnya pendirian program studi PBA, kemudian izin operasional dan mendapatkan izin penyelenggaraan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Agama Islam (DITPERTAIS) Nomor Dj.I/178/2007, tanggal 20 April 2007

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Samarinda berupaya melakukan reformulasi visi, misi, tujuan dan sasaran program studi. Oleh karena itu, program studi menyelenggarakan suatu agenda kegiatan yang melibatkan berbagai unsur di IAIN Samarinda dengan tujuan memenuhi standar akreditasi perguruan tinggi.

Visi & Misi

Visi  Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Samarinda adalah :“ Pelopor dalam Pengembangan Pendidikan Bahasa Arab Menuju Program Studi Kompetitif 2025 “

Misi  Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Samarinda adalah;

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang berorientasi pada peningkatan kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi kepemimpinan.
  2. Menciptakan lingkungan fakultas yang berorientasi pada kemantapan akidah, pengamalan nilai-nilai Islam, kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.
  3. Meningkatkan kapasitas dan mutu kelembagaan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.
  4. Membangun tradisi akademik yang kuat dalam penelitian dan karya ilmiah bagi civitas akademika fakultas.
  5. Menyelengggarakan sistem pelayanan administrasi, akademik dan kemahasiswaan yang humanis, cepat dan tepat.
  6. Berperan aktif membangun kerjasama dengan pihak terkait dalam pengembangan pendidikan.

 Tujuan

Tujuan Program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) adalah ;

  1. Menghasilkan pendidik dan tenaga kependidikan yang memiliki kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi kepemimpinan
  2. Menghasilkan pendidik dan tenaga kependidikan yang berakhlak islami, berkedalaman ilmu, berpikir kritis, kreatif, dan inovatif serta profesional di bidang pendidikan dan keguruan
  3. Membuka program studi baru dan meningkatkan kualitas program studi di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
  4. Mencetak pendidik dan tenaga kependidikan yang memiliki tradisi akademik yang kuat dalam bidang teori, kebijakan dan implementasi pendidikan dan pembelajaran
  5. Meningkatkan sistem pelayanan administrasi, akademik dan kemahasiswaan yang humanis, cepat dan tepat
  6. Terjalin kerjasama dengan pihak terkait dalam dan luar negeri dalam pengembangan pendidikan.

Sasaran

Sasaran penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Samarinda adalah  sebagai berikut ;

  1. Penguatan dan pengembangan visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian.
  2. Penguatan dan pengembangan tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu.
  3. Penguatan dan pengembangan kualitas mahasiswa dan lulusan.
  4. Penguatan dan pengembangan sumber daya manusia.
  5. Penguatan dan pengembangan kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik.
  6. Penguatan dan pengembangan pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi.
  7. Penguatan dan pengembangan penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.

Profil Lulusan

Lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Samarinda diproyeksikan untuk memasuki pasaran kerja sebagai berikut ;

  1. Menjadi tenaga pendidik/guru dalam bidang studi Bahasa Arab baik pada pendidikan informal, formal maupun non formal.
  2. Menjadi tenaga administrasi (administrator) pendidikan pada pendidikan formal maupun non formal.
  3. Menjadi penerjemahbahasa Arab – Indonesia, maupun sebaliknya.
  4. Menjadi pemandu wisata/guide.
  5. Menjadi presenter baik pada acara formal maupun informal.
  6. Menjadi pegawai pada instansi pemerintahan