IMG_0289

IAIN SMD, FTIKNEWS., Muhammad Abdul Wahid, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda angkatan 2013 berhasil terpilih mengikuti kerja magang di Oxford Public School untuk periode 04 Oktober 2017 – 04 Oktober 2018. Dalam periode tersebut, Wahid dan Didi Adman Nur menjadi mahasiswa magang dari FTIK IAIN Samarinda.

Wahid  berangkat pada Selasa (03/10/2017) ke kantor Oxford Public School di India, dengan status sebagai pengajar di Oxford Public School India.

Keberhasilan Wahid menjadi mahasiswa magang di Oxford Public School bermula dari keinginannya untuk bermagang di luar negeri dan adanya program PPMLN (Program Pemuda Magang Luar Negeri) yang digelar atas kerjasama Kemenpora dengan AIESEC Indonesia. Program ini adalah program magang bertaraf internasional bagi generasi Muda Indonesia.

“Awalnya cuma iseng-iseng daftar setelah melihat infonya lewat situs yang dibagikan kaka tingkat, “ujar Wahid kala diwawancara. Wahid yang mengetahui info tentang program tersebut bercerita bahwa seleksi yang dilakukan PPMLN adalah perekrutan dari seluruh indonesia, pembuatan essay, dan wawancara bahasa inggris. Setelah lulus mereka akan ditawari magang dari beberapa Negara dan mereka yang lolos wajib menerima Negara yang pertama meminta dirinya untuk magang di Negara tersebut.

Wahid sebelum di India dia memang pernah ditawari di Polandia, Mesir, dan Turki tapi yang pertama kali menyetujui agar wahid magang di India dengan dikirimnya no Visa dan alamat kantor yang harus dituju di india melalui Email Wahid. “memang kami para peserta yang lolos program PPMLN wajib menerima tawaran magang dari Negara pertama yang menyetujui untuk menerima kami magang, jadi pertama memang saya pernah dihubungi oleh Negara finlandia, Mesir dan Turki tetapi yang langsung deal adalah India dan juga saya diberi tempat tinggal di sana” terang wahid dikala diwawancarai Humas FTIK. sayangnya sampai berita ini terbit sahabat Didi belum bisa dikonfirmasi tentang keberhasilannya magang di KANADA.

Ketua Jurusan Bahasa Moh. Muklis, M. Hum sangat mendukung dan mensuport apa yang telah dilakukan Wahid. Karena menurut beliau program ini sangat bermanfaat, dapat memberikan pengalaman baru dan bisa mejalin hubungan bilateral antar Negara. “program ini sangat bisa memberikan pengalam baru terhadap mahasiswa, dan juga dapat menjalin hubungan bilateral antar Negara Indonesia dan India maupun di Negara lain” jelas Pak Mukhlis saat diwawancarai. #Humas FTIK

Be Sociable, Share!
Categories: Uncategorized

Comments are closed.